Inforakyat, Lingga- Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meresmikan dermaga apung berbahan High Density Polyethylene (HDPE) di Pelabuhan Jagoh, di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Menjadi tonggak penting penguatan konektivitas wilayah pesisir Kepri, khususnya pulau-pulau di kabupaten berjuluk Bunda Tanah Melayu.
Kapal yang membawa rombongan gubernur merapat langsung di dermaga apung HDPE yang baru diresmikan tersebut menjadi simbol nyata hadirnya infrastruktur modern yang kini memperkuat akses transportasi laut masyarakat Jagoh dan sekitarnya.
Selain peresmian, Gubernur juga dijadwalkan melaksanakan Safari Ramadan dan Safari Subuh di Kabupaten Lingga sebagai bagian dari agenda pembinaan dan silaturahmi bersama masyarakat.
Gubernur Ansar menegaskan bahwa pembangunan dermaga apung merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kepri dalam menjawab tantangan geografis daerah kepulauan.
“Kepri adalah provinsi maritim. Maka konektivitas laut menjadi urat nadi pembangunan kita. Dermaga apung HDPE ini adalah solusi yang adaptif, efisien, dan tepat untuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil,” ujar Ansar.
Dermaga apung HDPE Pelabuhan Jagoh dibangun dengan anggaran sekitar Rp2,73 miliar. Infrastruktur ini memiliki spesifikasi ponton HDPE berukuran 9 meter x 4,5 meter, gangway sepanjang 13,5 meter dengan lebar 1,7 meter, serta trestle berukuran 4,5 meter x 3 meter. Dengan desain yang kokoh namun fleksibel, dermaga ini mampu menyesuaikan pasang surut air laut sehingga memudahkan proses sandar kapal dalam berbagai kondisi cuaca.
Dibandingkan dermaga beton konvensional maupun dermaga kayu, dermaga apung HDPE memiliki sejumlah keunggulan. Material HDPE lebih tahan terhadap korosi air laut dan tidak mudah lapuk, sehingga biaya perawatan jauh lebih rendah.
Struktur apungnya juga mengikuti dinamika gelombang dan pasang surut, membuat aktivitas naik turun penumpang maupun bongkar muat barang menjadi lebih aman dan nyaman. Selain itu, waktu pembangunan relatif lebih cepat dan ramah lingkungan karena tidak memerlukan struktur pondasi permanen yang masif di dasar laut. (Red)
inforakyat.com Gerbang Informasi Masyarakat Kepri