Home / Advertorial / RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri Gandeng RS Hasan Sadikin Bandung Optimalkan Tata Kelola BLUD

RSUD Raja Ahmad Tabib Kepri Gandeng RS Hasan Sadikin Bandung Optimalkan Tata Kelola BLUD

Inforakyat, Tanjungpinang- Dalam upaya berkelanjutan menata pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepulauan Riau mengambil langkah strategis dengan memperkuat sistem akuntansi manajemennya.

Sebagaimana disampaikan oleh Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib dr. Bambang Utoyo,M.A.P, untuk mewujudkan hal tersebut, ia menghadirkan tim tenaga ahli dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk melakukan pendampingan intensif dalam penghitungan unit cost pelayanan.

Menjawab Tantangan Transformasi Kesehatan

Langkah ini sejalan dengan transformasi sistem kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI, di mana peningkatan kompetensi SDM di bidang akuntansi keuangan maupun manajemen menjadi sebuah keharusan.

Di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), transparansi dan ketepatan biaya menjadi kunci.

“Penghitungan unit cost sangat krusial agar rumah sakit mampu memberikan layanan bermutu tinggi dengan biaya yang terukur dan efisien,” ujar Bambang. Jumat (24/4/2026).

Pendampingan ini memastikan bahwa biaya riil per satuan pelayanan baik untuk pasien maupun tindakan medis telah selaras dengan standar tarif pelayanan JKN/BPJS (INA-CBGs) sesuai Permenkes No. 52 Tahun 2016.

Mengedepankan Mutu dan Efisiensi

Kepala Bagian Keuangan sekaligus Ketua Tim Penyusunan Tarif RSUD RAT, Fadli, SE, M.A.P., menjelaskan bahwa penyusunan unit cost merupakan proses kompleks yang membutuhkan analisis mendalam terhadap berbagai produk layanan dan keterkaitan antar unit.

“Rumah sakit dituntut mampu menghasilkan data unit cost yang akurat guna mendukung pengambilan keputusan strategis,” jelas Fadli.

Ia menambahkan bahwa proses analisis ini memerlukan SDM yang kompeten untuk mengelola data secara efektif demi peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Pelaksanaan Desk Tim ahli dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung memberikan pendampingan melalui desk langsung bersama masing-masing unit.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diharapkan mampu menghasilkan rumusan tarif yang ideal. Dan ini akan dilanjutkan dengan tahapan-tahapan yang berkesinambungan. Pendampingan akan selalu dilaksanakan sesuai tahapan yang sdh terjadwal kedepan.

“Kami berharap melalui upaya ini, RSUD Raja Ahmad Tabib mendapatkan rumusan tarif pelayanan yang seimbang antara kendali mutu dan kendali biaya, demi memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Fadli. (Adv)

About Redaksi

Check Also

Langkah Strategis Penyediaan Lahan Investasi, Walikota Lis Temui Menteri ATR/BPN

Inforakyat, Jakarta- Dalam rangka penyediaan lahan yang dapat dimanfaatkan bagi pembangunan infrastruktur publik, dan mengatasi …