Home / KEPRI / Ketua DPRD Kepri Kritisi Kehadiran Kepala SKPD Dalam Paripurna Dewan

Ketua DPRD Kepri Kritisi Kehadiran Kepala SKPD Dalam Paripurna Dewan

Inforakyat, Tanjungpinang- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri Jumaga Nadeak mengkritisi jumlah kehadiran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Kepri dalam setiap sidang-sidang paripurna dewan. Baik penyampaian usulan Peraturan Daerah (Perda) maupun pengesahan Perda.

“Dalam setiap sidang paripurna DPRD, kehadiran SKPD ini sangat minim dan bisa dihitung jari. Padahal sidang ini penting untuk kemajuan Kepri karena ini menyangkut pereaturan-peraturan yang akan di sahkan untuk acuan kinerja pemerintah daerah,” kata Jumaga, Senin (28/3).

Jumaga yang memimpin rapat paripurna dengan agenda pengesahan Perda Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Kearsipan dan Dana Bergulir mengatakan, kepala SKPD yang hadir saat itu tidak jauh berbeda dengan sidang-sidang sebelumnya. Bahkan tambah Jumaga, kondisi ini sudah sering dikeluhkan oleh anggota DPRD lainnya yang merasa tidak dihargai oleh pemerintah provinsi.

“Kehadiran SKPD ini bisa dihitung dengan jari. Untuk itu ini jadi suatu masukan bagi Pak Gubernur. Kami minta supaya pada sidang paripurna kami dihargai dengan kehadiran para kepala SKPD. Kita bisa lihat kehadiran kepala SKPD bisa dihitung dengan jari. Padahal, setiap kali rapat paripurna, kepala SKPD selalu diundang. Ini harus menjadi bahan pertimbangan bagi Pak Gubernur,” ungkap Jumaga.

Jumaga menilai, kehadiran kepala SKPD dalam rapat paripurna harus dianggap sebagai sesuatu hal yang penting. Dengan kehadiran tersebut, komunikasi antara kepala SKPD dengan anggota dan pemimpin DPRD Kepri bisa terbangun dengan baik demi pembangunan provinsi Kepri di waktu yang akan datang.

“Kalau kepala SKPD tidak bisa hadir, yah mereka bisa mengutus pejabat eselon III untuk mewakili mereka. Tetapi itupun tidak banyak juga pejabat eselon III hadir dalam rapat paripurna ini,” kata Jumaga.

Sementara itu, Gubernur Kepri H.M Sani usai menghadiri rapat paripurna mengatakan, akan memperhatikan usulan yang diajurkan oleh ketua DPRD Kepri dan akan mengevaluasi.

“Saya terima usulan tersebut. Saya sendiri saja kecewa, apalagi dewan. Di waktu mendatang, hal ini akan diperhatikan. Bila perlu saya akan suruh supaya ada daftar hadir bagi kepala SKPD dalam setiap rapat paripurna,” kata Sani

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan