Home / Aspirasi / Buntut Ribuan Siswa Tidak Bisa Daftar SMA/SMK di Kepri, Tokoh Masyarakat Minta Gubernur Ansar Copot Kadisdik Kepri Andi Agung

Buntut Ribuan Siswa Tidak Bisa Daftar SMA/SMK di Kepri, Tokoh Masyarakat Minta Gubernur Ansar Copot Kadisdik Kepri Andi Agung

Inforakyat, Tanjungpinang- Polemik sulitnya mendaftar masuk SMA/SMK di Kepri menuai sorotan tajam dari elemen masyarakat Kepri, khususnya masyarakat Tanjungpinang.

Solihin, tokoh masyarakat dan pemerhati pemerintahan ini bahkan meminta Gubernur Kepri Ansar Ahmad untuk segera mencopot dan mengganti Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri Andi Agung yang dinilai tidak becus memahami dunia pendidikan.

“Dunia Pendidikan itu besar tanggung jawab nya. Selain cetak generasi penerus bangsa, urus penerimaan dari tahun ke tahun selalu ada kewalahan, padahal staff bejibun dari semua tingkatan, jika tidak becus, tidak mampu menjalan tugas dengan baik, ganti dengan yang lebih baik dan yang mampu,” tegasnya kepada media ini, Jumat (3/7/2026).

Solihin sangat miris mengetahui, bahwa ribuan Siswa yang mau masuk SMA ataupun SMK di Kepri tidak bisa daftar karena sistem yang di bangun oleh Disdik Kepri sendiri dibilang sangat buruk hingga 3. 874 siswa tidak bisa daftar SMA/SMK.

“Ribuan calon murid SMA/SMK terlantar nasib nya, akibat buruk nya sistem penerimaan murid baru, coba bayangkan di antara mereka kalau ada anak kita? di mana letak nuraninya Disdik itu. Padahal begitu mulianya tugas seorang Kadis Pendidikan. Sekali lagi kalau tidak becus, tidak mampu menjalan kan tugasnya, kami minta pak Gubernur Kepri copot Kadisdik Kepri,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, kunci keberhasilan unsur Disdik Kepri menjalankan tugas dan fungsinya terlebih dalam penerimaan siswa baru yang setiap tahun selalu bermasalah adalah, Kepala Dinasnya harus mampu dan jauh dari unsur Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN).

“Kuncinya harus mampu dan jauh dari unsur KKN,” ujarnya.

Diakhir pernyataannya, Solihin mengapresiasi Komisi III DPRD Kepri yang telah peka dan peduli dengan nasib ribuan siswa yang tidak bisa daftar SMA/SMK.

“Kita sangat mengapreasi langkah yang telah di ambil oleh Komisi III DPRD P
Kepri yang telah peka dan peduli dengan Dunia Pendidikan yang merupakan urat nadi keberlangsungan negara. Negara saja sangat perhatian terhadap dunia pendidikan, masak ini mengurus penerimaan siswa yang rutin dilakukan setiap tahun saja amburadul. Harus nya di antisipasi dan berkoordinasi dengan semua pihak dan tingkatan. Kalau di telan dan di pikir sendiri ya Muntah lah,” tutupnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Media ini, sekitar 3.874 calon murid tidak diterima masuk sekolah SMA/ SMK di 4 Kabupaten Kota Provinsi Kepri, diantaranya :

Kota Batam : 3 264 calon murid.
Kota Tanjungpinang : 409 calon murid
Kabupaten Bintan : 52 calon murid
Kabupaten Karimun : 149 calon murid. (Red)

About Redaksi

Check Also

Meski Keuangan Daerah Sedang Sakit, Dinas Koperasi UMKM Kepri Diduga Tetap Nekad Hamburkan Uang Untuk Publikasi Media

Inforakyat, Tanjungpinang- Kondisi defisit keuangan daerah akibat pemotongan Dana Transfer dari pusat yang jadi persoalan …