Home / Aspirasi / Sempat Tutup, Kini Tambang Pasir Diduga Ilegal Kembali Menggeliat, Warga Pertanyakan Ketegasan Pemda dan APH

Sempat Tutup, Kini Tambang Pasir Diduga Ilegal Kembali Menggeliat, Warga Pertanyakan Ketegasan Pemda dan APH

Inforakyat, Bintan- Tambang Pasir diduga ilegal yang pernah ditutup oleh Polres Bintan kini mulai beroperasi kembali. Modusnya masih sama, belum mengantongi izin resmi, berikan dana pelicin ke sejumlah oknum, lalu bebas mengeruk perut bumi Bintan.

Pemerintah Daerah Diduga Tutup Mata

Mirisnya, aktivitas tambang pasir diduga ilegal ini berlangsung terang terangan, padahal tidak ada izin, sehingga menimbulkan pertanyaan dari masyarakat kemana pemerintah daerah Bintan.

“Pemkab Bintan kan punya aparatur sipil negara, Satpol PP, dan bagian perizinan, masa mereka tidak tahu ada aktivitas penambangan pasir diduga ilegal,” tanya seorang warga yang gerah menyaksikan pasir Bintan dikeruk habis meninggalkan kubangan kubangan besar, belum lama ini.

Minta Aparat Polres Bintan Tutup dan Hentikan Tambang Pasir Diduga Ilegal, Selamatkan Bumi Bintan

Fenomena buka tutup tambang pasir diduga ilegal ini sudah berlangsung lama, setelah sebelum nya pernah di razia Polres Bintan bersama unsur gabungan Forkopimda dan DPRD Kepri, kini Tambang pasir diduga ilegal di Daerah Kawal dan Nikoi Bintan ini kembali beroperasi mengeruk perut bumi.

“Kita minta agar Polres Bintan bisa tegas merazia dan menutup permanen tambang tambang pasir yang tidak ada izin. Kalau ada izin resmi silahkan,” ucapnya.

Humas Polres Bintan, AKP Panusunan Bako ketika dikonfirmasi media ini Selasa (22/9/2026) mengatakan akan melakukan pengecekan atas informasi masyarakat yang menginformasikan kembali beroperasinya para penambang pasir diduga ilegal. “Sebentar di cek ya. Lokasinya dimana,” kata Kasi Humas. (Red)

About Redaksi

Check Also

Jalan Berliku Heru Partiman Korban Selamat Kapal MV Cheng Wai Yang Tenggelam di Laut Cina Mencari Keadilan

Inforakyat, Tanjungpinang- Heru Partiman Awak Kapal MV Cheng Wai bermuatan ikan ekspor yang tenggelam di …