Boyolali, Inforakyat — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memiliki tujuan penting dalam pemenuhan gizi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikan Adrian, pelaku usaha dan pengamat kebijakan, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “MBG dari Perspektif Mahasiswa: Manfaat, Tantangan, dan Solusi” di Universitas Boyolali, Jumat (25/9/2026).
Adrian mengatakan, berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan MBG perlu menjadi bahan evaluasi dan perbaikan, bukan semata-mata dijadikan alasan untuk menilai program secara keseluruhan.
“MBG merupakan program prioritas yang memiliki tujuan penting dalam pemenuhan gizi masyarakat. Karena itu, program ini perlu terus dikaji, dikawal, dan disempurnakan,” ujar Adrian.
Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran dalam mengawasi pelaksanaan MBG, termasuk menyampaikan kritik dan masukan terhadap berbagai persoalan yang ditemukan di lapangan.
Selain berdampak pada pemenuhan gizi, Adrian menilai MBG memiliki dampak ekonomi karena kebutuhan bahan pangan melibatkan berbagai pihak dalam rantai pasok.
Ia berharap pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat pengawasan dan evaluasi, khususnya terhadap aspek kualitas makanan, keamanan pangan, serta mekanisme penyelenggaraan.
“Yang terpenting adalah bagaimana program ini terus diperbaiki dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Pengawasan pemerintah dan masyarakat perlu berjalan bersama,” katanya.
FGD tersebut diikuti mahasiswa, akademisi, organisasi kemahasiswaan, dan pelaku usaha dengan membahas manfaat, tantangan, serta berbagai masukan terhadap pelaksanaan Program MBG.
inforakyat.com Gerbang Informasi Masyarakat Kepri