Home / KEPRI / Badan Pengelola FTZ Bahas Kunjungan Wisman Tiongkok

Badan Pengelola FTZ Bahas Kunjungan Wisman Tiongkok

Inforakyat, Tanjungpinang- Seusai menggelar rapat tertutup selama kurang lebih dua jam, Ketua FTZ Tanjungpinang, Dean Yelta berhasil diwawancarai terkait isi rapat FTZ bersama unsur SKPD Pemko Tanjungpinang. Menurut Dean rapat tersebut salah satunya membahas tentang wisatawan China yang akan “menyerbu” Tanjungpinang Desember mendatang.

“Selain kunjungan pariwisata, bisa jadi para wisatawan dari China itu nantinya melakukan survei dibeberapa lokasi untuk mencari peluang membuka usaha dan pengembangan bisnis di daerah ini,” kata Dean saat diwawancarai disalah satu Hotel di Tanjungpinang, Rabu (23/11).

Sementara itu adanya larangan peliputan bagi mediar, menurut Dean karena memang pembahasan dalam rapat itu belum dapat diekspose. Pasalnya, pihaknya menerangkan tentang bagaimana kinerja FTZ dan memberikan pemahaman bersama mengenai masalah perizinan dengan SKPD terkait.

“Untuk wartawan masuk ke dalam rapat, belum ada kapasitasnya. Kita hanya rapat koordinasi, kita menerangkan tentang perizinan harus melalui BP2T Tanjungpinang, PTSP provinsi dan bea cukai. Di FTZ itu ada perizinan yang harus kita sinkronkan dengan SKPD terkait, seperti BP2T,” tuturnya.

Sebab menurut Dean Yelta masalah perizinan FTZ tidak semudah yang dibayangkan. “Misalnya  izin memasukkan barang, bea cukai, dan izin memasukkan tenagakerja melalui imigrasi. Hal itu harus didudukkan dan disinkronkan dengan semua stakeholder,” katanya.

Dia mengatakan, semua SKPD mendukung segala perizinan investor guna menanam saham. Dian juga mengharapkan ada kemudahan perizinan bagi para calon investor nantinya. “Adapun wilayah FTZ untuk Tanjungpinang meliputi Senggarang dan Dompak,” jelasnya.

Sayangnya Dean Yelta tidak mau bicara banyak tentang wisatawan China tersebut. Dia hanya mengatakan kemungkinan adanya investor masuk seletah para wisatawan China tersebut berkunjung ke Tanjungpinang. “Kemungkinan itu ada. Intinya kita mendukung kemajuan wisata kita,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, petugas keamanan hotel dan staf FTZ melarang sejumlah awak media untuk masuk keruang rapat melakukan peliputan. “Ini rapat tertutup mas. Sesuai arahan ibu (ketua FTZ) tidak boleh diekspos,” kata salah satu staf FTZ.

About Redaksi

Check Also

Progres Pembangunan Fly Over Sei Ladi Batam Capai 45 Persen

Inforakyat, Batam- Badan Pengusahaan (BP) Batam masih terus menggesa pembangunan Jembatan Layang (Fly Over) Sei …

Tinggalkan Balasan