Home / KEPRI / Bangun PLTS Pulau Berhala, Pemprov Kepri Tunggu Kesiapan PLN

Bangun PLTS Pulau Berhala, Pemprov Kepri Tunggu Kesiapan PLN

Inforakyat, Tanjungpinang- Keinginan masyarakat Pulau Berhala Kabupaten Lingga Provinsi Kepri untuk mendapatkan layanan penerangan dari PLN sepertinya masih jauh dari harapan. Pasalnya rencana Pemerintah provinsi Kepri untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan bermitra dengan PLN belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Sekretaris Dinas Pertambangan (Distamben) Kepri, Muhammad Darwin mengatakan, dari koordinasi yang dilakukan dengan pihak PLN Area Tanjungpinang, diketahui bahwa PLN Tanjungpinang belum dapat memastikan pembangunan PLTS tersebut.

“PLN masih menghitung biaya yang dibutuhkan untuk membangun jaringan listrik, biaya transportasi pengangkutan bahan dan biaya lainya,” kata Darwin, Rabu (20/4).

Darwin juga mengatakan, selain menunggu kesiapan PLN, saat ini pemprov Kepri sedang melakukan pengkajian dan penghitungan biaya yang dibutuhkan membangun satu PLTS di Pulau Berhala. “Memang saat ini masih satu PLTS di daerah itu dengan kemampuan beban puncak 150 KWP, dan itu melayani 55 KK. Kita sedang kaji dan menghitung biaya yang dibutuhkan untuk membangun PLTS lagi,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pulau berhala yang didiami 55 kepala keluarga (KK) belum mendapatkan layanan listrik yang memadai. Warga hanya mendapatkan penerangan di malam hari antara pukul 18.00 hingga pukul 22.00 WIB dengan besaran suplai per KK 15 Watt atau hanya tiga lampu penerangan.

“Kami hanya bisa menikmati penerangan listrik antara pukul 18.00 hingga 22.00 WIB itupun bila kantor-kantor pemerintahan sudah selesai menggunakan layanan listrik. Kalau pagi hingga sore hari sama sekali tidak ada listrik,” ungkap Baasir, ketua RT Desa Berhala beberapa hari lalu.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kepri dari Dapil Lingga, Asep Nurdin meminta pemerintah provinsi memperhatikan kebutuhan listrik di Pulau Berhala. “Pemrov harus segera merealisasikan keinginan warga Berhala, karena itu juga salah satu janji Gubernur saat kampanye dulu,” kata Asep.

Lagi pula menurut Asep, Pulau Berhala yang masih diperebutkan Pemerintah Provinsi Jambi sangat perlu diperhatikan pemprov Kepri. “Warga disana harus bisa menikmati layanan penerangan seperti warga lainnya di provinsi Kepri,” ujarnya.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan