Home / Hukum / Gunakan Atribut Menyerupai Seragam TNI, Kodim 0315 Bintan Amankan Atribut PPPKRI

Gunakan Atribut Menyerupai Seragam TNI, Kodim 0315 Bintan Amankan Atribut PPPKRI

Inforakyat, Tanjungpinang- Kodim 0315 Bintan sita atribut Penerus Pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPPKRI) Bela Negara yang beralamat di Jalan Simpang Korindo Kelurahan Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur atau depan Kantor Kelurahan Sei Lekop Bintan.

Penyitaan atribut organisasi tersebut, menurut Komandan Kodim 0315 Bintan Letkol Inf Ari Suseno dikarenakan atribut tersebut menyerupai seragam atau Pakaian Dinas Harian (PDH) TNI.

“Kita khawatir seragam kita disalahgunakan dan disalah artikan masyarakat. Jadi untuk sementara atribut ini kita tahan dan bawa ke kantor,” kata Letkol Inf Ari Suseno usai menertibkan atribut PPPKRI, Kamis (13/10).

Menurut Ari Suseno, yang membedakan atribut yang digunakan ormas PPPKRI dengan PDH Kodim hanya tempelan pangkat.

Selain penggunaan atribut menyerupai PDH TNI, Ormas PPPKRI juga diduga belum mendapatkan izin dari Kesbangpolimnas pusat, sehingga belum diakui dan dibenarkan untuk mendirikan atau menempati suatu bangunan untuk dijadikan kantor.

“Tempat yang dijadikan kantor ini juga masih status sewa dan ormas tidak dibenarkan menyewa gedung untuk dijadikan kantor. Intinya suatu ormas harus kita akui keberadaannya baru bisa beraktivitas,” ujarnya.

Letkol Ari Suseno juga menambahkan, pihaknya bukan bermaksud menghalagi niat masyarakat untuk melakukan kegiatan bela negara, namun suatu organisasi harus jelas ijin sesuai aturan perundang-undangan yang mengaturnya.

“Kalau sudah ada ijin resmi, semua atribut yang kita sita hari ini akan kita kebalikan kembali,” ungkapnya.

Adapun atribut yang ditertibkan yakni, seragam PPPKRI, sepatu dinas, baliho, stiker bertuliskan motto dan peralatan lainnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris DPD I PPPKRI Kepri Rasidiq mengatakan, menerima dan mengakui bahwa perijinan ormas tersebut masih dalam pengurusan. Pihaknya juga tidak menyalahkan Kodim yang melakukan penertiban.

“Pada dasarnya kita terima dan kita mendukung sikap Kodim. Kita lagi urus ijin kita,” ujarnya.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan