Home / Kesra / Ini Tiga Fokus Utama BPJS Kesehatan Sebagai Landasan Menyusun Kebijakan

Ini Tiga Fokus Utama BPJS Kesehatan Sebagai Landasan Menyusun Kebijakan

Inforakyat, Tanjungpinang- Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris dalam Public Expose Laporan Keuangan dan Laporan Pengelolaan Program JKN-KIS BPJS Kesehatan Tahun 2016, menyampaikan tiga (3) hal yang menjadi fokus utama yang menjadi landasan dalam menyusun arah dan kebijakan menuju cakupan semesta yang akan dijalankan BPJS Kesehatan di 2017.

“Pada prinsipnya, kami akan terus melakukan perbaikan yang terus menerus walau hasilnya saat ini sudah di atas total target tahunan yang sudah ditetapkan dalam Annual Management Contract (AMC) dan sebagai modal untuk memperkuat kinerja BPJS Kesehatan menuju Cakupan Semesta tahun 2019,” kata Fachmi Idris, Selasa (23/5).

Adapun yang tiga hal yang menjadi fokus utama tersebut yakni  pertama, Keberlangsungan finansial. Keberlangsungan finansial ini akan dilakukan dengan peningkatan rekrutmen peserta potensial dan meminimalkan adverse selection. Peningkatan kolektibilitas iuran peserta dan seluruh segmen, peningkatan kepastian dan kemudahan pembayaran iuran, penerpan law enforcement bagi fasilitas kesehatan peserta JKN-KIS dan Badan Usaha yang melanggar, serta efisiensi dan efektivitas pengelolaan dana operasional serta optimalisasi kendali mutu dan kendali biaya Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan.

Untuk Fokus kedua yaitu Kepuasan Peserta dilakukan dengan perbaikan sistem pelayanan online untuk seluruh peserta, implementasi Coordination of Benefit (COB) untuk Peserta Pekerja Penerima Upah, perluasan dan peningkatan kualitas fasilitas kesehatan (tingkat pertama dan lanjutan) khususnya optimalisasi peran FKTP sebagai link pelayanan tingkat pertama, serta kemudahan penanganan keluhan pelanggan dan akses informasi peserta.

Sedangkan fokus yang ketiga yakni, menuju Cakupan Semesta, fokus ini akan dilakukan dengan cara percepatan rekrutmen peserta, mobilisasi peran strategis kelembagaan baik pemerintah maupun non pemerintah untuk menggerakan partisipasi dan peran serta masyarakat agar sadar memiliki jaminan kesehatan, serta peran aktif Kader JKN-KIS melalui organisasi kemasyarakatan, keagamaan yang memiliki struktur nasional daerah berbasis masyarakat dengan pola kerjasama dan pertanggungjawaban yang jelas.

“Dukungan masyarakat serta stakeholder terkait sangat dibutuhkan untuk tercapainya jaminan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan untuk seluruh rakyat Indonesia kelak. Keberhasilan program JKN-KIS tidak bisa lepas dari dukungan fasilitas kesehatan mitra kerja BPJS Kesehatan, termasuk di dalamnya para tenaga kesehatan baik dokter, perawat maupun para petugas dan pegawai kesehatan baik di FKTP maupun FKRTL. Kami ucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya karena telah melayani peserta JKN-KIS dengan baik” ungkapnya.

Sumber: Humas BPJS Kesehatan

About Redaksi

Check Also

Jaksa Masuk Sekolah Sosialisasikan Bahaya Judi Online

Inforakyat, Tanjungpinang- Dalam rangka pembentukan Revolusi Mental Karakter Anak Bangsa di Bidang Pendidikan untuk mewujudkan …