Home / Aspirasi / Komisi IV DPRD Kepri Kunker ke SMA Negeri 28 Batam, Soroti Akses Jalan Belum Memadai

Komisi IV DPRD Kepri Kunker ke SMA Negeri 28 Batam, Soroti Akses Jalan Belum Memadai

Inforakyat, Batam- Komisi IV DPRD Kepri prihatin dengan kondisi akses jalan menuju SMAN 28 Batam yang belum memadai dan membahayakan warga sekolah, terutama saat hujan.

Keprihatinan tersebut disampaikan saat Komisi IV DPRD Kepri melakukan kunjungan kerja ke SMAN 28 Batam, Selasa (29/9/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap penyelenggaraan pendidikan, khususnya terkait ketersediaan sarana dan prasarana yang layak dan aman.

Rombongan dipimpin Sekretaris Komisi IV DPRD Kepri Bobby Jayanto, bersama anggota Ririn Warsiti, Aziz Martindaz, dan Januar Robert Silalahi, Rombongan diterima Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kepri di Batam Kasdianto, Kepala SMAN 28 Batam Harmen, serta majelis guru.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah serta berdialog dengan pihak sekolah mengenai kebutuhan yang masih memerlukan perhatian. Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah akses jalan menuju SMAN 28 Batam.

Jalan masuk sekolah saat ini masih berupa jalan tanah dengan kondisi yang relatif curam. Ketika hujan, permukaan jalan menjadi licin sehingga membahayakan guru, peserta didik maupun masyarakat yang melintas.

SMAN 28 Batam berada di belakang SDN 008 Seibeduk dan hingga kini belum memiliki akses jalan khusus yang memadai. Guru dan siswa masih menggunakan jalan kavling yang relatif sempit di tengah kawasan permukiman. Kondisi itu dinilai tidak hanya memengaruhi kenyamanan mobilitas warga sekolah, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kepri Bobby Jayanto mengatakan kondisi akses menuju sekolah perlu menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, akses menuju satuan pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang aman dan layak.

“Ini catatan penting dan perlu disampaikan kepada Dinas Pendidikan bahwa kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Saya berharap ini menjadi atensi bersama untuk menjaga keselamatan para guru dan siswa,” ujarnya.

Bobby mengatakan kunjungan lapangan diperlukan agar setiap usulan kebutuhan pendidikan yang disampaikan kepada pemerintah benar-benar berdasarkan kondisi riil di sekolah. Dengan demikian, proses perencanaan dan penganggaran tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga memperhatikan kebutuhan yang berdampak langsung terhadap kualitas serta keamanan layanan pendidikan.

“Kami di Komisi IV DPRD Kepri akan mendorong dan memantau penganggaran perbaikan jalan masuk SMAN 28 Batam. Ini menjadi catatan bagi kami,” tegasnya. (Red)

About Redaksi

Check Also

Layanan JNT Expres Cabang Ganet Sangat Buruk, Janji Paket Terkirim 4 Hari Namun Hingga Hampir 2 Minggu Tidak Ada Kepastian

Inforakyat, Tanjungpinang- Layanan buruk jasa kirim barang atau dokumen perusahaan JNT Ekpres Cabang Ganet Tanjungpinang …