Home / Hukum / Mobilnya di gembok Petugas Dishub, Oknum Polisi Ini Pukuli Petugas

Mobilnya di gembok Petugas Dishub, Oknum Polisi Ini Pukuli Petugas

Inforakyat, Tanjungpinang- Ahabrata, oknum Polisi berpangkat Brigadir yang diketahui bertugas di Polres Kabupaten Bintan Kepulauan Riau menganiaya dua Petugas Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang saat bertugas mengamankan Parkir Marka jalan di wilayah Pasar Jalan Merdeka Kecamatan Tanjungpinang Kota. Minggu (26/6)

Diduga, pemukulan yang dilakukan brigadir Ahabarata tersebut lantaran kesal mobil Livina BP 1341 QW miliknya di gembok petugas Dishub, karena melewati Marka parkir yang tidak di perbolehkan parkir di tempat tersebut.

Tidak terima mobilnya di gembok oknum polisi tersebut langsung melakukan pemukulan kepada Korban Dedek Kuswanto (31) yang mengalami bocor pada kepala dan Sugeng (34). Keduanya merupakan honorer di Dishub Kota Tanjungpinang.

Dedek Kuswanto mengatakan, pada saat ia melakukan patroli ternyata ada mobil yang terparkir diluar Marka parkir. Namun ia bersama rekannya tidak langsung melakukan pengembokan, tapi terlebih dahulu melakukan himbauan melalui pengeras suara.

“Kami sudah  menghimbau dengan menggunakan toak selama 3 kali 15 menit tetapi pemilik mobil ini malah tidak mendengar himbauan kami, sehingga kami lakukan pengembokan,” ungkap dedek saat di temui di Polsek Kota Tanjungpinang.

Ia juga menegaskan, pihaknya telah melakukan penhimbauan sesuai dengan prosedur dan sudah memberi surat kontak person didepan mobilnya.

‎”Tetapi pemilik mobil itu tidak merespon malah meminta gembok itu untuk dibuka. Dan ia memintanya dengan cara kekerasan ” woi buka tak,” kata Dedek menirukan perkataan Ahabrata.

Di tempat yang sama, Korban Sugeng juga memaparkan ketika itu pelaku langsung melakukan pemukulan kepada temanya dan ketika itu dirinya juga sempat dipukul oleh korban.

“Pada saat saya mau dipukul saya langsung menangkis pukulan korban,” tutupnya.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan