Home / Aspirasi / SMP 11 Tanjungpinang Butuh Air Bersih

SMP 11 Tanjungpinang Butuh Air Bersih

Inforakyat, Tanjungpinang- Wakil Ketua I DPRD Kota Tanjungpinang Ade Angga dalam kunjungannya ke beberapa sekolah di Kota Tanjungpinang bersama anggota Komisi I Simon Awantoko menampung berbagai keluhan keterbatasan fasilitas penunjang kenyamanan dunia pendidikan, salah satunya tidak adanya ketersediaan air bersih di SMP 11 Tanjungpinang.

“SMP 11 sama sekali tidak ada sumur air bersihnya. Selama ini pihak sekolah membeli air bersih setiap hari untuk sekedar mengisi bak kamar mandi sekolah yang digunakan siswa dan guru,” kata Ade Angga, Jumat (24/2).

Ade Angga yang datang bersama Anggota Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang yang memang membidangi pendidikan yakni Simon Awantoko juga mengatakan anggaran untuk perbaikan fasilitas sekolah termasuk pengadaan sumur bor untuk air bersih di beberapa titik diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

“Akan dibahas anggaran untuk itu. Kurang lebih Rp1,5 miliar untuk beberapa titik. Kita juga berharap agar dapat dialokasikan perbaikan fasilitas di sekolah-sekolah lainnya,” ungkapnya.

Bahkan Ade Angga juga sudah meminta Komisi I DPRD Tanjungpinang dapat segera membahas hal tersebut. Sehingga kedepan siswa dapat melaksanakan proses belajar dengan aman dan nyaman demi kemajuan dunia pendidikan kota Tanjungpinang.

“Keluhan itu sudah kami catat. Tapi nanti mohon kami diingatkan lagi sebelum pembahasan APBD Perubahan 2017 ini. Jika anggarannya tidak besar, bisa dialokasikan secepatnya. Namun bila lebih dari Rp 200 juta maka dianggarkan di APBD Murni 2018 mendatang,” ujarnya.

Politisi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Tanjungpinang ini juga mengatakan dalam kunjungannya ke beberapa sekolah ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi proses belajar mengajar. Ia berharap, keluhan yang disampaikan pihak sekolah terkait fasilitas dapat segera diatasi pihak pemerintah kota Tanjungpinang.

“Ini demi masa depan anak-anak dan kemajuan dunia pendidikan kita,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMPN 11 Senggarang Tanjungpinang, Mulia Wiwin mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekolah, dalam sehari pihaknya membeli air bersih sebanyak 3 tangki.

“Memang dalam sehari kalau tidak ada hujan, kami membeli air bersih 3 tengki sehari. Untuk satu tengkinya harga Rp65 ribu,” kata Wiwin.

Ia menambahkan, meskipun sudah berusaha membuat sumur, bahkan dengan mengeluarkan anggaran yang lumayan besar dengan membuat sumur bor, tapi tidak bisa juga didapat air bersih sehingga harus membeli dengan memakai dana pribadi tanpa bantuan pihak lain.

“Bagaimana lagi pak, ini merupakan kebutuhan kami di sekolah dan siswa. Dan pernah saya mengusulkan ke pemerintah, tapi sampai sekarang tetap membeli air. Karena sumur bor yang kita gali, hasilnya tidak ada air ditemukan,” ucap Wiwin.

Penulis: Sunarto Butarbutar

About Redaksi

Check Also

16 Jurnalis Ikut UKW Yang Diselenggarakan BP Batam dan SMSI Kepri

Inforakyat, Batam- Sebanyak 16 peserta antusias mengikuti ujian kompetensi wartawan (UKW) hari pertama yang berlangsung …

Tinggalkan Balasan