Home / KEPRI / Gubernur Tegaskan Rencana Penataan Teluk Keriting Tidak Masalah

Gubernur Tegaskan Rencana Penataan Teluk Keriting Tidak Masalah

Inforakyat, Tanjungpinang- Rencana Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melakukan penataan daerah tepi laut Teluk Keriting menuai pro kontra dari berbagai elemen. Namun Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menegaskan bahwa rencana penataan ruang didaerah Teluk Kriting Kota Tanjungpinang tersebut tidak akan menggangu masyarakat.

“Teluk Kriting itu akan kita jadikan indah untuk kawasan pesisir Kota Tanjungpinang. Intinya, masyarakat tidak perlu khawatir rencana penataan ini,” kata Nurdin Basirun usai mengikuti rapat paripurna bersama DPRD Kepri, Rabu (22/3).

Bahkan Gubernur meminta pihak-pihak yang kurang setuju agar tidak menjadikan ini sebagai masalah.

“Jangan jadikan masalah. Itu tidak ada masalah. Saya pastikan tidak menggangu masyarakat. Kawasan itu kan mau dibuat bagus, apalagi mau dibuat Jembatan,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikemukakan Assisten Pemprov Kepri, Samsul Bahrum yang ditugaskan melaksanakan penataan Teluk Keriting. Ia membenarkan tidak ada masalah koordinasi dengan Pemko Tanjungpinang dan dipastikan tidak menggangu masyarakat.

“Untuk reklamasi pembuatan jembatan itu ada 12 titik dan tidak ganggu masyarakat. Sedangkan 12 titik itu dimulai dari Jembatan Dompak dekat Wiratno untuk kita buat menjadi bagus,” kata Samsul Bahrum.

Sementara itu, sehari sebelumnya Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah secara tegas mengatakan bahwa Gubernur Kepri, Nurdin Basirun malu-maluin dengan hanya mengirim seorang Asisten I untuk rencana menata Teluk Keriting Tanjungpinang. Pasalnya Lis menilai Syamsul Bahrum tidak menghormati etika koordinasi secara birokrasi pemerintahan antara Pemprov Kepri dengan Pemko Tanjungpinang.

“Seharusnya seorang Syamsul yang notabene seorang birokrasi aktif dan memiliki pendidikan tinggi sangat mengerti tentang koordinasi di pemerintahan. Bukannya melakukan secara sembunyi-sembunyi rencana menata Teluk Keriting untuk meminta persetujuan dan persyaratan kepada warga kita,” ujar Lis, ditemui seusai hadiri pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Tanjungpinang, pada hari Selasa(21/3) Kemarin.

Seharusnya, kata Lis bahwa Syamsul koordinasi dulu kepada Pemko Tanjungpinang terkait perencanaan itu, bukan langsung ke warga hingga mereka kaget.

“Ini tak, malah menyuruh seorang Lurah untuk menyampaikan kepada saya terkait rencana itu. Bahkan saya pun ada rekamannya,” tegasnya.

About Redaksi

Check Also

Progres Pembangunan Fly Over Sei Ladi Batam Capai 45 Persen

Inforakyat, Batam- Badan Pengusahaan (BP) Batam masih terus menggesa pembangunan Jembatan Layang (Fly Over) Sei …