Home / Hukum / Ormas Desak Pemko Tanjungpinang Tegas Terhadap Basecamp Cafe

Ormas Desak Pemko Tanjungpinang Tegas Terhadap Basecamp Cafe

Inforakyat, Tanjungpinang- Seminggu pasca aksi unjuk rasa penutupan Basecamp Cafe Tanjungpinang yang dilakukan Solidaritas Anti Arogansi Dan Miras (SAAM) Kota Tanjungpinang belum ada kejelasan terkait tuntutan penutupan Basecamp.

Koordinator SAAM Baharuddin meminta dan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk segera menyelesaikan proses penyidikan dugaan pelanggaran Perda Tanjungpinang yang dilakukan pihak manajemen Basecamp yang menggelar acara dengan nuansa penggunaan seragam sekolah.

“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, sudah seminggu loh PPNS belum ada hasil seperti apa? Ini yang kita tuntut jangan sampai menguap begitu saja kasus yang telah melecehkan dunia pendidkan kita,” kata Baharuddin dalam jumpa pers di Tanjungpinang, Selasa (11/10).

Hasil penyelidikan PPNS ini kata Baharuddin sangat penting, sebab berbagai opini sudah berkembang liar di masyarakat terkait keberadaan Basecamp Cafe yang berani melecehkan dunia pendidikan dan melukai nurani masyarakat, namun belum tersentuh hukum.

“Kami juga meminta pihak Kepolisian Resort Tanjungpinang untuk terus memproses laporan pencemaran nama baik dunia pendidikan sebagaimana yang telah dilaporkan oleh PGRI,” ujarnya.

Baharuddin juga menegaskan, pihaknya memberikan tenggat waktu kepada para penyidik untuk segera memberi penjelasan atas penyelidikan 3 kali 24 jam sejak konfrensipers digelar.

“Terhitung sejak hari ini Selasa (11/10) jika tidak ada juga kejelasan dari hasil penyelidikan oleh PPNS, maka kami atas nama Solidaritas Anti Arogansi dan Miras kembali akan melakukan unjuk rasa Jumat (14/10) nanti dengan tuntutan penutupan Basecamp secara permanen,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus pelecehan dunia pendidikan mencuat saat Basecamp Cafe & Resto Tanjungpinang menggelar even yang bertajuk Back To School Party dengan penggunaan atribut seragam sekolah dengan penyajian minuman bir gratis pada pengunjung yang menggunakan seragam sekolah.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan