Home / KEPRI / Pusat Targetkan 60 Ribu Kunjungan Wisman Kepri

Pusat Targetkan 60 Ribu Kunjungan Wisman Kepri

Inforakyat, Tanjungpinang- Pemerintah Pusat melalui Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. Arif Yahya, Msc, dan Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi Lanjut mengatakan akan membuka daerah-daerah yang bakal menjadi destinasi wisata unggulan baru, setelah Bali, Jakarta, Medan dan Kepulauan Riau ditargetkan mampu mendatangkan 60 ribu wisatawan.

“Untuk mewujudkan hal itu, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata bersama Kepala daerah harus bersinergi membangun infrastruktur penunjang pariwisata,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait Program Transport-Toursim Stimulus Package peningkatan Aksesibilitas Udara, oleh Kementerian Pariwisata RI, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat. Senin (20/2).

Menhub menjabarkan bahwa pengembangan kepariwisataan tersebut harus berjalan lurus dengan pengembangan akses udara, yakni pembukaan bandara untuk mendukung pariwisata.

“Saya minta pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder terkait untuk berkomunikasi dengan baik agar dapat memberikan level of service yang baik,” ungkapnya.

Kepada jajaran Kementerian Perhubungan, Menhub memberikan arahan bahwa keberhasilan Kementerian Perhubungan adalah bukan banyaknya mengeluarkan regulasi tetapi mengurangi regulasi agar lebih baik, peningkatan jumlah penumpang dan tidak ada keluhan dari masyarakat.

Ditempat yang sama Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, untuk Indonesia pariwisata sebagai penyumbang PDB, Devisa dan Lapangan Kerja yang paling mudah dan murah.

“Tiga upaya yang harus dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dalam mendukung upaya mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara, yaitu kerja sama layanan angkutan udara, navigasi udara dan bandara dan paket stimulus untuk pembukaan rute baru. Indonesian Integrated bisa dicapai dengan 3A yaitu Attraction Accessibility Accommodation, dan tentunya dengan memiliki International Airport,” ujar Arif.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang diwakili Wakil Walikota Tanjungpinang Syahrul mengatakan, rapat Koordinasi tersebut sangat penting untuk merealisasikan program yang telah ditetapkan Presiden Jokowi terkait kepariwisataan. Dimana Provinsi Kepulauan Riau termasuk ranking ke empat daerah setelah Bali, Jakarta dan Medan.

“Ada target yang harus kita capai, yaitu 60 ribu wisatawan masuk ke Kepri, mengingat pentingnya hal ini maka harus ada sinergi Pemerintah Daerah dengan pihak Angkasapura,” kata Syahrul.

Tindaklanjut rakor tersebut kata Syahrul, Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang akan membentuk sebuah tim yang minimal terdiri dari 4 Dinas, kemudian melakukan pertemuan dengan para pelaku bisnis pariwisata di Kota Tanjungpinang.

“Semoga dengan sinergitas lintas sektoral dan tentunya bersama daerah lain se-Kepri, akan tercapai target mendatangkan 60 ribu wisatawan,” ungkap Syahrul.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan