Home / KEPRI / Tiga Dari Delapan Nama Calon Sekda Kepri Akan Diserahkan Ke Gubernur

Tiga Dari Delapan Nama Calon Sekda Kepri Akan Diserahkan Ke Gubernur

Inforakyat, Tanjungpinang- Anggota Panitia Seleksi (Pansel) calon Sekda Kepri Zamzami mengatakan, Tiga dari Delapan orang calon Sekda yang telah mengikuti tes penulisan makalah di Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Kepri dan dinyatakan lulus nantinya akan diserahkan ke Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

“Sesuai hasil rapat akhir, nanti akan di pilih tiga orang dari delapan calon yang telah mengikuti seleksi dan tes akan diserahkan ke Gubernur Kepri untuk dipilih menjadi Sekda Definitif,” kata Zamzami, Sabtu (27/8).

Ia mengatakan, Pansel Sekda telah melakukan ujian Penulisan Makala kepada Delapan Kandidat calon Sekda Provinsi Kepri. Delapan Kandidat calon Sekda Kepri tersebut akan Bersaing untuk “memperebutkan” jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Kepri.

Delapan kandidat calon Sekda diantaranya, Reni Yusneli, Syamsul Bahrum, Arif Fadillah, Edi Sofyan, Raja Ariza, Naharuddin, Syamsuardi dan terakhir Muhammad Hasbi.

Pada ujian penulisan Makalah tersebut, Panitia Seleksi memberikan tema Transpormasi Birokrasi. Masing–masing calon Sekda Kepri, harus bisa menulis Makala dengan tema Transpormasi Birokrasi di Provinsi Kepri.

Salah satu xalon Sekda Kepri yang ikut seleksi tersebut, Reni Yusneli mengatakan ujian tulisan makalah itu relatif mudah. “Ya sedang–sedang ajalah soalnya, tidak susah dan tidak sulit,” ujarnya.

Reni sendiri saat ditanya terkait soal Transpormasi Birokrasi, menyatakan komitmen kepada Pimpinan, aturan, anggaran dan Sumber Daya Manusia, hal itu dituangkan kedalam tulisan makalahnya.

Pada Tanggal 30 agustus 2016 mendatang, Pansel akan mengumumkan hasil penulisan makalah. Tanggal 1 hingga 2 September nanti akan diadakan Assesment center, kemudian tanggal 14-15 September dilanjutkan dengan wawancara akhir, dan pada tanggal 16 September Pansel akan mengumumkan hasil akhir dari seleksi calon Sekda Kepri.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …

Tinggalkan Balasan