Home / Aspirasi / Tolak Reklamasi Laut Tanjungunggat, Warga Undang Pengacara Reklamasi Jakarta

Tolak Reklamasi Laut Tanjungunggat, Warga Undang Pengacara Reklamasi Jakarta

Inforakyat, Tanjungpinang- Polemik permasalahan reklamasi laut Tanjungunggat yang berada di pesisir Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau belum menuai titik terang sebagaimana harapan masyarakat setempat.

Perwakilan masyarakat Tanjungunggat Indra Jaya mengatakan, dalam membantu perjuangan masyarakat setempat, pihaknya telah mengundang pengacara dari Jakarta Tigor Hutapea, SH dan Ahmad Marthin Hadiwinata, SH yang pernah menangani kasus serupa yakni, Reklamasi Teluk Jakarta.

“Rencananya pengacara dari Jakarta akan meninjau Reklamasi Tanjung Unggat ini. Dalam waktu dekat ini,” kata Indra Jaya dalam keterangan persnya, Rabu (12/4).

Menurut Indra, kedatangan pengacara tersebut sekaligus akan disejalankan untuk mengisi Kegiatan Diskusi Publik “Reklamasi Tanjung Unggat Untuk Siapa” dengan Pembicara dari Pengacara Reklamasi Teluk Jakarta Tigor Hutapea, SH dan Ahmad Marthin Hadiwinata, SH.

Sebagaimana diketahui, kedua pengacara tersebut merupakan pembela Nelayan Tradisonal Pesisir Teluk Jakarta beberapa waktu yang lalu dan telah berhasil menjungkalkan sebuah Reklamasi Raksasa dengan memenangkan Gugatan di PTUN Jakarta yang pada akhirnya Reklamasi itu tidak dapat dilanjutkan.

Adapun agenda pengacara yang diundang ke Tanjungpinang itu yakni, meninjau areal Penimbunan atau Reklamasi dan Areal yg akan direklamasi, Mengisi diskusi publik tentang reklamasi Tanjung Unggat.

“Selain itu, juga akan meninjau lokasi secara langsung rencana Reklamasi seluas 32,2 Ha, Pembabatan Mangrove dan penimbunan yang sudah dilakukan oleh pengusaha dengan ijin tahun 2003 dan 2008 sekaligus memberikan dukungan penuh kepada Nelayan yang sedang berjuang mempertahankan ruang hidup sebagai zona tangkap,” terangnya.

“Kita juga akan berdisikusi dengan nelayan tradisonal Tanjungunggat untuk menentukan langkah-langkah dan strategi Advokasi yg akan dilakukan bersama nelayan tradisonal,” sambungnya.

About Redaksi

Check Also

Proyek Senilai Rp 5 Miliar Dimenangkan Oleh CV Yang Masuk Daftar Hitam, JPKP Duga Ada Permainan Under Table dan Mal Administrasi

Inforakyat, Tanjungpinang- Dugaan Mal Administrasi proyek Penataan Kawasan Pusaka di Kota Tanjungpinang bernilai Rp5.000.000.000,00. Telah …