Inforakyat, Tanjungpinang- Miris, ditengah gencarnya Pemerintah Kota Tanjungpinang mengoptimalkan segala daya untuk mendongkrak pendapatan daerah demi perbaikan kondisikan keuangan daerah termasuk dari sektor pajak, justru tidak diimbangi oleh Kepala BPPRD dan jajarannya dalam memungut pajak.
Hal tersebut terungkap dari temuan BPK, yang menyebutkan bahwa sebanyak 212 titik reklame yang tersebar di sejumlah ruas jalan di Kota Tanjungpinang justru tidak bayar pajak ke daerah melalui BPPRD atas hasil usaha reklamenya.
Hal ini disebabkan karena masih kurang optimalnya kinerja Kepala BPPRD Kota Tanjungpinang dan jajarannya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian atas penyelenggaraan pajak daerah sehingga penerimaan daerah dari pajak Reklame berkurang senilai Rp549 juta lebih.
Merespon temuan BPK tersebut, Kepala BPPRD Tanjungpinang Said Alvie mengatakan bahwa pihaknya menghormati temuan BPK tersebut dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan tata kelola pajak daerah dan berjanji akan pembenahan melalui penguatan pengawasan lapangan, pemeriksaan, penagihan, pemutakhiran data, serta digitalisasi pelayanan dan pengawasan.
“Untuk temuan BPK tentunya kita menghormati hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan tata kelola pajak daerah. Temuan tersebut merupakan kondisi pada periode yang diaudit dan saat ini telah ditindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK. Kami tidak berharap adanya kehilangan penerimaan dari sektor pajak daerah untuk itu BPPRD terus melakukan pembenahan melalui penguatan pengawasan lapangan, pemeriksaan, penagihan, pemutakhiran data, serta digitalisasi pelayanan dan pengawasan,” ujarnya Senin (10/8/2026).
“Komitmen kami adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara akuntabel dan transparan,” ujarnya kembali.
Namun ketika media ini kembali menanyakkan kenapa hal tersebut bisa terjadi sehingga harus ada temuan BPK? Apakah pejabat maupun pegawai di BPPRD tidak memahami tugas dan fungsinya yang telah dipercayakan masyarakat Tanjungpinang? Said Alvie hanya mengatakan bahwa kapasitas SDM jajarannya menjadi perhatiannya.
“Peningkatan kapasitas SDM jadi perhatian kami juga,” ucapnya. (Red)
inforakyat.com Gerbang Informasi Masyarakat Kepri