Inforakyat, Tanjungpinang- Ketebalan kabut asap di Tanjungpinang kian memburuk. Dinas Pendidikan (Disdik) Tanjungpinang memutuskan siswa TK, SD dan SMP belajar dari rumah.
Kepala Disdik Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari mengatakan, keputusan tersebut diambil karena kondisi kabut asap yang semakin tebal.
Teguh menjelaskan, belajar dari rumah bukan berarti siswa libur. Siswa tetap mengikuti pembelajaran seperti biasa melalui sistem daring.
“Karena kondisi asap sudah agak menghawatirkan, maka kami putuskan besok seluruh siswa belajar melalui daring,” kata Teguh, Selasa, (15/9/2026).
BMKG Himbau Masyarakat Jaga Kesehatan
Berdasarkan pemantauan kualitas udara per 14 September 2026, Indeks Kualitas Udara (AQI) menunjukkan angka 89–96 dengan polutan utama PM2.5. Kondisi ini masuk dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
“Kami mengimbau warga, terutama bagi kelompok rentan seperti, Bayi dan Balita, Ibu Hamil, Lansia, dan Penderita Penyakit Kronis, Untuk melakukan langkah antisipasi berikut:
1. Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan: Hindari paparan polusi udara dan asap secara langsung.
2. Pakai Masker: Gunakan masker yang tepat dan menyaring partikel mikro saat terpaksa beraktivitas di luar.
3. Jaga Ketahanan Tubuh: Konsumsi makanan bergizi, penuhi kebutuhan vitamin, dan pastikan istirahat yang cukup,” tulis rilis BMKG.
“Mari bersama-sama menjaga kesehatan diri dan keluarga kita. Salam sehat untuk kita semua,” demikian rilis yang diterima media ini. (Red)
inforakyat.com Gerbang Informasi Masyarakat Kepri