Home / Aspirasi / Pastikan Kesehatan Lansia Tetap Terjaga, RSUD Raja Ahmad Tabib Hadirkan Layanan Geriatri Terpadu

Pastikan Kesehatan Lansia Tetap Terjaga, RSUD Raja Ahmad Tabib Hadirkan Layanan Geriatri Terpadu

Inforakyat, Tanjungpinang- Seiring dengan meningkatnya angka harapan hidup dan berlangsungnya transisi demografi di dunia, kebutuhan terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) semakin meningkat.

Menjawab kebutuhan tersebut, RSUD Raja Ahmad Tabib menghadirkan Poliklinik Geriatri Terpadu. Poliklinik Geriatri Terpadu ini merupakan sebuah layanan kesehatan komprehensif yang dirancang khusus untuk menangani kondisi kesehatan lanjut usia secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Layanan ini resmi beroperasi sejak 14 Juli 2026 setiap hari Jumat di Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam Lantai 2, dan terbuka bagi peserta BPJS Kesehatan maupun pasien umum.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi mobile pendaftaran 24 KRAT AJA. Pelayanan geriatri memiliki karakteristik yang berbeda dengan pelayanan penyakit dalam pada umumnya.

Sehingga membutuhkan penanganan secara terpadu dan melibatkan berbagai disiplin ilmu yang memerlukan pendekatan yang lebih menyeluruh dan berbeda dibandingkan pelayanan pasien dewasa pada umumnya.Proses penuaan merupakan bagian dari perjalanan biologis yang pasti dialami setiap manusia.

Namun, tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat di usia lanjut merupakan sesuatu yang dapat diupayakan melalui pengelolaan kesehatan yang baik.

Seseorang yang telah memasuki usia lanjut tidak secara otomatis dikategorikan sebagai pasien geriatri.

Pasien Lansia (≥ 60 tahun): Memiliki lebih dari satu penyakit fisik dan/ atau psikis (multipatologi).

Pasien Lansia (≥ 60 tahun): Memiliki satu penyakit namun mengalami gangguan akibat penurunan fungsi organ, psikologi, sosial, ekonomi, atau lingkungan.

Pasien Usia ≥ 70 tahun: Memiliki satu penyakit fisik dan/ atau psikis saja. Untuk mendapatkan pelayanan di Poliklinik Geriatri Terpadu, pasien terlebih dahulu melakukan pendaftaran di Poliklinik Penyakit Dalam dan melalui tahapan skrining awal.

Pasien yang memenuhi kriteria langsung dirujuk ke Poliklinik Geriatri Terpadu guna mengikuti Comprehensive Geriatric Assessment (CGA) atau penilaian geriatri menyeluruh.

CGA mengevaluasi kondisi pasien secara holistik untuk menjaga kemandirian dan kualitas hidup lansiaKehadiran Poliklinik Geriatri Terpadu tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan klinis, tetapi juga melalui upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat.

RSUD Raja Ahmad Tabib melaui Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit turut melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan dan pemberdayaan masyarajat yang melibatkan komunitas lansia secara langsung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama anggota PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) Puskesmas Batu 10, yang sebagian besar pesertanya merupakan kelompok lanjut usia.

Setelah kegiatan senam dan sarapan bersama, peserta mendapatkan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Edi Sobri, Sp.PD, yang merupakan salah satu Dokter Spesialis Penyakit Dalam senior di Tanjungpinang.

“Lansia bukanlah beban, melainkan sumber kasih sayang, yang sangat berharga bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar Edi, Senin (24/8/2026).

Dalam edukasinya, dr. Edi Sobri membahas berbagai aspek perawatan geriatri serta pengendalian penyakit kronis yang banyak dialami lansia, antara lain Diabetes Melitus, Hipertensi, dan berbagai komorbid lainnya.

Ia menekankan pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi obat, melakukan kontrol kesehatan secara berkala, menerapkan pola makan dengan memperhatikan asupan gula dan garam, serta tetap melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan.

Langkah-langkah tersebut penting untuk mempertahankan kualitas hidup lansia sekaligus mengurangi risiko komplikasi penyakit.Keberhasilan perawatan geriatri sangat bergantung pada kolaborasi aktif keluarga.

Melalui pendampingan yang tepat di rumah, edukasi berkelanjutan, dan pelayanan medis terpadu, RSUD Raja Ahmad Tabib bertekad mendampingi kelompok lansia agar tidak hanya terobati saat sakit, tetapi juga mampu menikmati masa tua yang produktif, berdaya, dan bermartabat.

(Red/informasi dan Pemasaran RSUD RAT)

About Redaksi

Check Also

Pelantikan Pengurus LDII Kota Batam, Pemko Dorong Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama

Inforakyat, Batam- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri …