Inforakyat, Tanjungpinang- Menyikapi keresahan masyarakat atas semakin bebasnya perjudian di wilayah Indonesia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen penuh memberantas perjudian, baik konvensional maupun online.
Bahkan Kapolri memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk memburu bandar, agen, yang terlibat judi. Bahkan mengancam akan mencopot anggota Polri yang terlibat. Sanksi tegas berupa PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) juga disiapkan bagi personel yang membiarkan atau bermain judi.
“Tadi saya sudah sampaikan bahwa kami tidak akan ragu-ragu, Pak, untuk memberantas sampai dari akar sampai paling atas. Bahkan saya, Pak, kalau saya kedapatan saya menerima judi, saya besok pagi mundur, Pak,” kata Jenderal Sigit saat rapat dengan DPR RI di Jakarta.
“Demikian juga terhadap anggota saya, saya sudah perintahkan untuk berantas segala perjudian, judi online. Jadi kalau di antara rekan-rekan tidak melaksanakan hanya dua, Anda terlibat, itu yang pertama, atau membiarkan, atau takut,” kata Jenderal Sigit.
Namun pernyataan tegas Kalpolri tersebut diduga justru tidak berlaku di wilayah hukum Polresta Tanjungpinang Polda Kepulauan Riau. Pasalnya, perjudian jenis Togel atau Sijie di Tanjungpinang beroperasi bebas tanpa hambatan. Bahkan saking bebasnya, perjudian Togel atau Sijie ini sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Padahal perjudian jenis Sijie ini sudah sangat meresahkan masyarakat setempat.
Dugaan tersebut muncul usai media ini mencoba meminta tanggapan Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta dan Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang AKP Wamilik saat media ini menyampaikan keresahan masyarakat terkait kenapa bisa semakin bebas dan marak judi Togel atau sijie di Tanjungpinang kemana APH dan apa tindakannya, Kapolresta dan Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang memilih tidak merespon upaya konfirmasi awak media ini melalui chat Whatsapp beberapa hari lalu.
Semakin kuatnya dugaan perintah tegas Kapolri berantas perjudian diduga tidak berlaku di Tanjungpinang bisa dilihat dari belum adanya tindakan dari Aparat Kepolisian setempat sesuai konfirmasi yang dilayangkan, meski pemberitaan media lokal terkait bebasnya perjudian Togel atau Sijie terus menghiasi ruang informai publik Tanjungpinang.
Dengan kondisi tersebut timbul pertanyaan, kenapa Polisi sebagai aparat berwenang tidak mau menindak atau menertibkan perjudian Togel atau Sijie yang berlangsung bebas dan terang terangan di kedai kedai Kopi di Tanjungpinang sesuai perintah tegas pimpinan tertinggi Polri Jendral Pol Listyo Sigit? Ada apa?
Padahal sebagaimana perintah tegas Kapolri yakni meminta jajaran menindak tegas segala bentuk perjudian, tanpa toleransi. “Termasuk kepada pejabat atau anggota Polri dan anggota yang terlibat judi online, baik pemain maupun pelindung, akan dipecat,” tegas Kapolri. (Red)
inforakyat.com Gerbang Informasi Masyarakat Kepri