Inforakyat, Bojonegoro- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) selalu menjadi oase bagi percepatan pembangunan di pelosok nusantara.
Namun, di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 menorehkan cerita berbeda, lebih dari sekadar perbaikan infrastruktur.
Program lintas sektoral ini berhasil menyentuh sisi humanis dan mengobarkan semangat kewirausahaan warga melalui pembinaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Keberhasilan luar biasa ini tak pelak menarik perhatian Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-129 tahun 2026.
Pada Jumat (31/7/2026), rombongan yang dipimpin Direktur Pembinaan Teritorial (Dir Binter) Ster TNI, Brigjen TNI M. Herry Subagyo, S.I.P., turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan TMMD yang dimotori Kodim 0813 Bojonegoro.
Kedatangan mereka disambut hangat Komandan Satgas TMMD, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Camat Kedungadem Sahlan, serta Kepala Desa Kesongo Kusnadi.
Dalam kunjungannya, Tim Wasev TMMD tak hanya memantau kemajuan fisik, tetapi juga memanjakan lidah.
Mereka menyempatkan diri untuk melihat dan mencicipi aneka produk olahan yang dipamerkan oleh kelompok UMKM binaan Satgas TMMD.
Kualitas produk, mulai dari rasa hingga kemasan, dinilai sangat baik dan memiliki potensi kuat untuk berkembang menjadi usaha berkelanjutan yang menopang ekonomi keluarga.
Decak kagum meluncur dari Brigjen TNI M. Herry Subagyo. Ia sangat mengapresiasi kolaborasi apik antara Satgas TMMD dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memberikan pelatihan keterampilan bagi warga.
Menurutnya, pembinaan yang terintegrasi ini tak hanya menciptakan produk layak pasar, tapi lebih penting lagi, memantik lahirnya wirausahawan baru di desa.
“Ini adalah bukti nyata. Pelatihan terpadu yang melibatkan SKPD dan dinas terkait telah membuahkan hasil. Produk yang saya cicipi rasanya enak dan berkualitas. Potensi masyarakat untuk mandiri secara ekonomi sangat besar,” puji Brigjen TNI Herry.
Harapannya, Kesongo bisa menjadi “virus” positif bagi daerah lain. TMMD tidak boleh terjebak pada stigma pembangunan fisik semata, melainkan harus mampu memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi lewat UMKM.
Nada optimisme juga disuarakan Camat Kedungadem, Sahlan. Ia berharap pelatihan ini menjadi bekal lahirnya pengusaha UMKM yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Senyum syukur tersungging dari wajah Kepala Desa Kesongo, Kusnadi. Atas nama warga, ia berterima kasih atas perhatian dan program TMMD.
Pembinaan UMKM ini dianggapnya sebagai kado terindah, menjadi modal berharga bagi masyarakat Kesongo untuk mendongkrak pendapatan keluarga dan memperkuat denyut nadi perekonomian desa.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo bukan sekadar tentang semen dan batu, tapi tentang membangun asa, memupuk harapan, dan menyalakan api kemandirian ekonomi.
Inilah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, membangun masa depan yang lebih cerah, sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. (Red)
inforakyat.com Gerbang Informasi Masyarakat Kepri